UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

ARISCOOL RACING DIVISION

TONY ELIAS

#24

Pembalap FORTUNA YAMAHA TECH3

BIORACING:

 

Tempat/tanggal lahir

Manressa (Spanyol ), 26 maret 1983

 

Debut GP

1999 (Spanyol)

 

Juara seri pertama

2001 ( Belanda ) GP 125

 

Total GP

83 ( GP125:35, GP250:48 )

 

Juara dunia

-

BIORACING:

 

Tempat/tanggal lahir

Barcelona,catalunya ( spanyol ),

18 februari 1978

 

Debut GP

1995 ( inggris )

 

Juara seri pertama

-

Total GP

21( GP250:5, MotoGP:16 )

 

-

RUBEN XAUS

#11

TONY.. TONY.. TONY..

                 Nama lengkapnya Tony Elias Justicia anak dari Tony Elias, mantan crosser jagoan Spanyol. Darah balap tersebut berasal dari sang kakek yang juga bernama Tony, penggemar balap motor.

                 Tak heran bila Tony Elias Justicia akhirnya memilih berkarier di sirkuit. Apalagi sejak kecil ia sudah dekat dengan motor karena keluarganya mengelola dealer resmi Yamaha. Umur 7 tahun pocket-bike menjadi mainannya.             

SPANIARD YANG MEMIKAT

                 Sepak terjang Ruben Xaus di tahun pertamanya di MotoGP (2004) sungguh memikat. Di 11 seri dari 16 seri di tahun lalu senantiasa menghasilkan poin. Bahkan di GP Qatar, dia menduduki podium ke-3. Spaniarg kelahiran Barcelona ini pun di ganjar gelar ROOKIE OF THE YEAR.

                 Prestasi tersebut membuat tim-tim MotoGP terkesima. Harve poncharal , menejer Fortuna Yamaha Team,seakan enggan kecolongan dan segera mengontraknya setahun di  MotoGP 2005

                 “Aku senang bergabung dengan Yamaha,” ujar Xaus, namun ia mengakui mesti segera beradaptasi dengan gaya balapnya. ada beberapa hal yang semula harus dilakukan ketika harus memacu Ducati, tapi harus dihindari di Yamaha M1.”5 tahun aku belepan dengan Ducati, tentu aku harus mengubah gaya belepku

                 Di usia menjelang 16 tahun, seri GP 125 di Spanyol  1999 sempat di ikuti dan turun penuh di musim 2000. melihat potensinya, Junior 125 Team menawari kontrak dan langsung diterimanya. Penggemar James Bond ini segera membuat kejutan karena merebut podium di Perancis dan Catalunya. Di Belanda, Tony menapaki tangga puncak podium. Peringkat 3 klasmen akhir GP125 musim 2001 pun diraih, yang membawanya ke GP 250

                 Prestasi lajang pemilik Volvo V40 di kelas 250cc (2002-2004) ini pun memikat. Tak pernah terlempar dari 5 besar di klasmen akhir. Sudah selayaknya jika Harve Poncharal  manajer tim Fortuna Yamaha, menggaetnya untuk bertarung di MotoGP musim ini.